dari khaos ke khaosmos; Estetika Seni Rupa

Content: 204 pages
ISBN: 978-602-932-422-8
Publisher: Erupsi Akademia
Year: 2012
Excerpt
Dalam konteks estetika Kant, khaos menjadi kondisi yang harus segera “dinormalisasi” dengan cara dirasionalisasi oleh Rasio. Deleuze beranggapan persis sebaliknya. Ibarat energi buta, khaos mampu menjadi energi manusia untuk mencipta, dan karena itu ia memiliki daya hidup. Sublim dinamis yang sudah dipikirkan oleh Kant, namun lajunya ‘dihentikan’ oleh Rasio (Idea of the Sensible), oleh Deleuze dilanjutkan, ditarik sampai titik ekstremnya: Pengalaman akan khaos.
